
Zona Integritas (ZI) sudah menjadi komitmen pimpinan dalam membangun reformasi birokrasi di Universitas Sebelas Maret (UNS). Dengan menerapkan ZI maka UNS berupaya keras meningkatkan komitmennya dalam mencegah korupsi dan kecurangan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong transparansi dan akuntabilitas, membangun kepercayaan publik serta mendorong efisiensi dan efektivitas kerja.
Berbekal latar belakang di atas, Bidang Reformasi Birokrasi Sekretaris Universitas menyelenggarakan acara Sosialisasi Pengisian Survei dan Lembar Kerja Evaluasi di Inspirasidikti 2025, pada Jumat, 21 Maret 2025, pukul 09.00 WIB via zoom meeting, yang diikuti oleh 120 peserta yang terdiri atas tim Tim ZI Fakultas/Sekolah/Lembaga dan Tim ZI UNS.
Dalam sambutannya Sekretaris Universitas, Prof. Agus Riwanto menyampaikan bahwa pembangunan ZI merupakan bagian dari reformasi birokrasi dimana ada konektivitas yang kuat dengan manajemen resiko telah dicanangkan oleh UNS saat ini.
“UNS inginkan satu pola yang sama, karena di universitas lain sudah banyak yang menerapkan kebijakanZI yang bertujuan untuk membangun reformasi birokrasi yang terkoneksi dengan manajamen resiko. Saat ZI dan manajemen resiko sudah berjalan akan banyak keuntungan yang didapatkan, diantaranya dokumen pendukung pelaporan, nanti akan dapat dimanfaatkan salah satunya untuk akreditasi program studi dan pencapaian indeks kinerja utama unit kerja bahkan universitas”, ujar Prof Agus Riwanto.
Beliau menambahkan bahwa secara keseluruhan, ZI menjadi upaya strategis UNS dalam menciptakan institusi pendidikan yang lebih bersih dan profesional, serta memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan optimal dan tanpa adanya praktik-praktik korupsi. Kedepan UNS akan membentuk unit layanan terpadu dimana dari satu unit tersebut diharapkan semua layanan dapat terselesaikan. Adanya koneksitas antara zona integritas dengan manajemen resiko yang sedang dibangun akan banyak membantu proses besar diantaranya ketersediaan data yang selama ini masih tersebar di banyak unit.
Kepala Bidang Reformasi Birokrasi UNS, Prof Hari Purwadi, menyampaikan bahwa kebijakan terkait pengisian di laman inspirasidikti terkait pengisian survei saat ini merupakan sesuatu yang harus disegerakan mengingat triwulan pertama akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2025, sedangkan pengisian lembar kerja evaluasi bisa diisikan sepanjang tahun 2025 sebelum masa penilaian. Prof Hari Purwadi, berharap dengan persiapan lebih awal terkait pengisian survei dan lembar kerja evaluasi UNS dapat membangunan reformasi birokrasi yang berdampak pada minimalnya potensi terjadinya praktik korupsi karena penerapan sistem pengawasan dan mekanisme akuntabilitas yang ketat, meningkatnya integritas, pelayanan publik dapat lebih cepat, efisien, dan adil, serta menciptakan sistem kerja yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan sosialisasi ini mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) diaspek Pendidikan Berkualitas (4) dan Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh (16)