UNS dan Bawaslu RI Perkuat Kolaborasi Melalui Koordinasi Persiapan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026

Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia dalam rangka rapat koordinasi terkait partisipasi UNS pada Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia Tahun 2026. Pertemuan ini dilaksanakan pada Senin, 29 Juni 2026, dan dikoordinasikan oleh Sekretaris Universitas UNS, Prof. Dr. Agus Riwanto, S.H., S.Ag., M.Ag., M.H., sebagai perwakilan universitas.

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Bawaslu mengenai undangan kepada perguruan tinggi untuk mengikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026 yang mengusung tema “Penguatan Lembaga Bawaslu dalam Penegakan Hukum Pemilu.” Melalui kegiatan ini, Bawaslu mengajak perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam penguatan demokrasi melalui kajian akademik, pemikiran kritis, dan argumentasi ilmiah mengenai penegakan hukum pemilu.

Dalam sambutannya, Sekretaris Universitas menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Bawaslu kepada UNS untuk berpartisipasi dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Menurutnya, keterlibatan sivitas akademika dalam isu-isu demokrasi dan kepemiluan merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“UNS menyambut baik ajakan Bawaslu untuk berpartisipasi dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026. Kompetisi ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat baik bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi akademik, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai demokrasi, konstitusi, dan penegakan hukum pemilu. Kami akan berkoordinasi dengan fakultas terkait untuk menyiapkan delegasi terbaik yang dapat mewakili UNS pada ajang nasional ini,” ujar Prof. Agus Riwanto.

Dari pihak Bawaslu hadir Anggota Bawaslu, yaitu Agus Sulistyo, S.E., M.M., Poppy Kusuma, S.H., Setyo Puji, S.Sos., dan Fifta Angga, S.I.Kom., didampingi oleh Istining Dyah, S.H., Bella Efflysa, S.H., dan Agus Mursidi selaku staf Bawaslu.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Bawaslu menjelaskan bahwa Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu merupakan agenda nasional yang secara konsisten diselenggarakan sebagai media edukasi sekaligus penguatan peran sivitas akademika dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan.

Bawaslu juga menyampaikan adanya penyesuaian jadwal pelaksanaan kompetisi. Tahapan eliminasi akan dilaksanakan pada 15–24 Juli 2026, sedangkan Tahapan Nasional akan berlangsung pada 20–25 September 2026 di Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Jakarta.

Melalui rapat koordinasi ini, UNS dan Bawaslu sepakat untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi demokrasi serta mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam pengembangan gagasan akademik mengenai penguatan kelembagaan Bawaslu dan penegakan hukum pemilu. UNS berharap keikutsertaan dalam kompetisi ini tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga melahirkan generasi muda yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, dan kepedulian terhadap kualitas demokrasi di Indonesia.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Berita Terbaru