Penguatan Akuntabilitas Jadi Pembahasan Monev Zona Integritas UNS

Penguatan akuntabilitas menjadi materi yang dibahas dalam sesi kedua Monitoring dan Evaluasi (Monev) Zona Integritas Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu (30/9/2026). Kegiatan berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB di Ruang Sidang 1 Gedung dr. Prakosa UNS. Sesi ini diikuti perwakilan manajer area Penguatan akuntabilitas dari 18 unit kerja UNS. Pembahasan difokuskan pada pemahaman unit kerja terhadap pemenuhan lembar kerja evaluasi dan bukti dukung pada area Penguatan Akuntabilitas.

Dalam pembahasan terkait area Penguatan Akuntabilitas ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam hal ini Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan target capaian yang ingin dicapai adalah meningkatnya kinerja dan akuntabilitas UNS dengan cara mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan yang sudah dilakukan dan menuangkannya dalam dokumen serta data dukung yang ada dapat diakses oleh masyakarat luas. Komitmen pimpinan akan pembangunan zona integritas sangat menentukan keberhasilan pencapaian Zona Integritas Reformasi Birokrasi menuju WBK/WBBM.

Sebagai bahan diskusi tim Reformasi Birokrasi UNS memberikan gambaran dari hasil penilaian Lembar kerja evaluasi dari Tim Penilai Satuan Kerja (TPSK) dan Tim Penilai Internal (TPI) agar bisa dijadikan sebagai acuan dan bahan pertimbangan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan oleh unit kerja dalam proses penyusunan lembar kerja evaluasi yang terdapat dalam laman inspirasidikti.kemdiktisaintek.go.id.

Diharapkan melalui sesi ini, semua peserta akan mendapatkan pemahaman bahwa bukti dukung perlu menunjukkan keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, dan pelaporan kinerja. Penjelasan tersebut diharapkan membantu unit kerja dalam menyusun eviden secara lebih terarah.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Monev menjadi forum pembelajaran bersama untuk menyamakan pemahaman dan mendorong peningkatan kualitas akuntabilitas di lingkungan UNS nantinya.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Berita Terbaru